Stop Cyber Bullying Sekarang!

Juni 22, 2018 173 0 4

Selamat datang di abad ke-21. Dimana anda semua adalah seorang Netizen (seorang penduduk Net) dan anda hadir sebagai warga di dunia ini, semua karena konektifitas global yang bisa diwujudkan oleh Net. Lalu apa yang dilakukan oleh netizen ? hmmm ngeri ya kalau denger kata netizen bawaannya serem.

Padahal netizen juga manusia lho yaa… bukan mantan hiks…  mereka melakukan aktifitas sama kayak kita kita, ngerasain panas, laper butuh makan dan mungkin juga pernah sakit. Lalu apa yang membuat netizen menjadi hits di era sekarang. Nah itu karena di era sekarang dimana semua tidak lepas dari dunia digital dan netizen merupakan seseorang yang aktif di media sosial seperti mencari informasi dan menyampaikan anspirasi atau ide pribadinya.

image from google

image from google

Namun,dengan beberapa kecanggihan di era sekarang ini beberapa masalah sering di hadapi oleh  beberapa generasi yang menggandrungi media sosial seperti halnya beberapa waktu lalu teman saya merasa sangat terganggu dengan media sosialnya. Bagaimana tidak ketika sebuah media komunikasi yang saat ini sangat di gandrungi oleh masyarakat di dunia yakni whatsapp messengger. Beberapa hari yang lalu beliau mengatakan bahwa ia sangat terganggu dengan perkumpulan grup di whatsapp yang dapat dikatakan mencampuri dan memojokan ruang pribadinya.

Namun disisi lain, aplikasi tersebut merupakan aplikasi media komunikasi yang menguntungkan dalam beberapa hal seperti mudahnya menerima informasi yang uptodate. Namun di sisi lain ketika ia memutuskan untuk meninggalkan grup di whatsapp tersebut terdapat beberapa informasi yang tidak dapat ia akses kembali. Kegalauan teman saya ini membuat beberapa pertanyaan dalam diri seperti halnya kenapa orang dengan mudah sekali menjustifikasi seseorang hanya dengan media sosialnya, dan mengapa mudah sekali melakukan tindakan yang sifatnya negatif atau tidak layak untuk di ucapkan secara langsung namun mudah sekali terucap saat berada dalam ruang chating di medi sosial.

Kalau kita mendengar kata “bullying/pembulian” pasti yang ada di pikiran kita adalah semacam kekerasan dan sebagainya. Tapi ini adalah salah satu pengembangan negatif dari bullying itu sendiri,yaitu Cyber Bullying.

Lalu apa yang dimaksud dengan Cyber Bullying itu sendiri ?

Cyber Bullying berasal dari dua kata yakni Cyber yang artinya “Jaringan elektronik yang menghubungkan antara pengguna yang satu dengan yang lainnya” dan Bullying itu sendiri yang artinya “Pengintimidasian,Pelecehan,Ancaman yang dilakukan baik melalui fisik ataupun verbal”

Nah, tentu sudah banyak kita lihat misalnya di media online (twitter, facebook, instagram dsb) dimana dikolom komentar maupun beberapa status yang di unggah itu bersifat mengkritisi seseorang dan berupa kalimat kalimat yang bersifat mengintimidasi dan mengejek ataupun merendahkan pihak tertentu. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa seseorang yang melakukan pembulian di media sosial secara tidak langsung mengajak para pengguna media sosial untuk ikut membully atau mengintimidasi pihak tertentu.

Karena Pelaku Cyber Bullying biasanya adalah seseorang yang pada kehidupan sehari-harinya adalah seseorang yang introvert,pendiam,atau mereka tidak punya kekuasaan yang lebih (kemungkinan di dunia nyata,dia sendiri di-bully) dan pada akhirnya melarikan diri ke Media Sosial dan membuat kericuhan serta adu mulut,menyerang seseorang dengan kata-kata kasar.

Pelaku Cyber Bullying merasa bahwa dirinya akan selalu aman melakukan bullying di balik layar komputer mereka dengan status “anonim” karena mereka sendiri pasti berfikir di dunia maya ini tidak ada yang mengenalinya,sehingga dia bebas membully seseorang melalui dunia maya.

Kenapa itu bisa terjadi ? Kasus cyberbullying terjadi karena zaman sekarang banyak anak-anak maupun remaja yang menggunakan internet. Mereka masih belum bisa atau tidak dapat menyaring kalimat yang dikeluarkannya pada media sosial. Mereka juga sering memandang sebelah mata berita yang ada. Belum mencari kebenaran, mereka sudah menilai. Sehingga secara tidak langsung, disengaja ataupun tidak disengaja, mereka sudah masuk kedalam pelaku cyberbullying.

Kalau berbicara mengenai bullying di media sosial memang tidak ada habisnya. Karena banyak sekali kasus kasus yang dapat kita kuliti satu persatu namun disini kita bahas mengenai cyber bullying secara umum dulu ya… karena memang sudah banyak tindak kejahatan yang dilakukan oleh para pelaku cyberbullying yang membuat korbannya menjadi depresi bahkan meninggal dunia. Namun sayangnya belum ada hukum yang jelas dalam menghadapi kasus bullying yang sudah banyak memakan korban tersebut.

Maka dari itu, masih sangat diperlukan pengawasan orang tua terhadap anaknya yang sudah menggunakan internet namun belum bisa menyaring kalimat yang akan ditulisnya di media sosial. Sekaligus untuk mengurangi perilaku cyberbullying terhadap individu, sebaiknya kita menggunakan kalimat yang baik. Memberi masukan atau mengkritik individu, bukan membully.

Berikut ini beberapa tips agar terhindar dari bullying :

  1. Hindari mencantumkan data pribadi atau memposting hal hal yang bersifat pribadi, karena hal tersebut akan memancing netizen untuk berkomentar
  2. Pahami terlebih dahulu materi yang akan di share. Pahami sikap orang orang di lingkungan sosial atau grup anda. Jangan sampai dengan berita yang anda sebarkan itu menyinggung perasaan salah satu anggota grup.
  3. Lebih selektif memilih pertemanan.
  4. Introspeksi pada diri kita sendiri,karena apa yang nanti akan kita dapatkan adalah hasil dari cerminan perbuatan kita itu sendiri.

 

 

Tags: cyber bullying, stop cyber bullying, tips terhindar cyber bullying Categories: Cerita Pendek
share TWEET PIN IT SHARE share
katadangu

hanya mencoba menceritakan pengalaman.

Leave a reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *